Limbah Cair dan Permasalahannya

Limbah Cair dan Permasalahannya

Permasalahan Limbah cair ,mengingat pembangunan nasional, maupun pembangunan daerah banyak didominasi oleh kegiatan yang menghasilkan air limbah baik kegiatan di sektor industri, pelayanan kesehatan & institusional/domestik, maka yang harus dicermati

Limbah Cair dan Permasalahannya

adalah dampak dari kegiatan tersebut. Limbah padat atau cair yang dihasilkan harus ditangani secara benar agar tidak memberikan dampak negatif, baik bagi alam lingkungan, maupun bagi manusia dan mahluk hidup yang lain. Karena itu dalam pengelolaan dan pengolahan air limbah segala sesuatunya harus dipersiapkan sedini dan sebaik mungkin.

Diketahui dalam pengolahan air limbah digunakan tiga macam metode, yaitu proses fisika, kimia dan biologi. Masing-masing metode proses itu mempunyai keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Dalam praktek di lapangan banyak dijumpai penggabungan proses fisika dan kimia dalam pengolahan air limbah dan selanjutnya baru proses secara biologi, tergantung kondisi dan menyesuaikan karakteristik air limbah yang akan diproses dan standar baku mutu yang diinginkan. Pada dasarnya adalah pengolahan limbah yang dibangun memenuhi standar baku mutu sesuai peraturan pemerintah yang berlaku, sebagai acuan standar adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No 5 Tahun 2014 tentang Baku mutu air limbah. Atau menyesuaikan peraturan daerah misalnya di Jawa Timur perihal standar baku mutu pengolahan air limbah diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri Dan/Atau Kegiatan Usaha Lainnya dan perubahannya yaitu Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri Dan/Atau Kegiatan Usaha Lainnya.

ini dilakukan sebagai langkah  dalam menanggulangi dampak lingkungan akibat kegiatan pelayanan kesehatan berupa puskesmas. Dapat memilih metode teknologi pengolahan air limbah yang paling sesuai, sehingga hasil keluaran IPAL nantinya bisa memenuhi baku mutu air limbah yang dipersyaratkan pemerintah.

Advertisements
This entry was posted in pengolahan limbah cair and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s